Fakta Menarik Semen Padang vs Mitra Kukar Jelang Final Piala Jenderal Sudirman


Fakta Menarik Semen Padang vs Mitra Kukar Jelang Final Piala Jenderal Sudirman

Fakta Menarik Semen Padang vs Mitra Kukar Jelang Final Piala Jenderal SudirmanPartai Final Piala Jenderal Sudirman akan diselenggarakan pada hari Minggu (24/1) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Akan disediakan sarana taruhan judi bola oleh bolaqq288.com situs judi bola online dan agen bola terpercaya di indonesia. Laga final ini mempertemukan dua tim yang sebelumnya tidak cukup diperhitungkan yakni Semen Padang dan Mitra Kutai Kartanegara atau Mitra Kukar. Laga ini akan menjadi momen krusial karena keduanya akan menguji kualitas permainan berdasarkan materi yang ada. Laga ini juga sebagai momen spesial yang terkait dengan kebanggaan keduanya yang berhasil melewati babak demi babak hingga akhirnya keluar sebagai finalis penyemarak Peringatan 100 tahun Jenderal Sudirman.

Menurut situs taruhan sportsbook kedua tim ini sendiri bisa dibilang telah susah payah menuju partai puncak gelaran Jenderal Sudirman Cup 2015. Kedua tim mampu berjibaku melewati rintangan dari tim-tim sekelas Persib Bandung, Persipura Jayapura dan beberapa tim lainnya. Laga puncak ini sendiri akan membelah dukungan Indonesia berdasarkan asal kedua tim yakni Pulau Sumatera yang diwakili Semen Padang dan Pulau Kalimantan yang diwakili Mitra Kukar.

Dari pengamatan situs bandar judi sportsbook perjuangan Mitra Kukar dan Semen Padang menuju partai final Piala Jenderal Sudirman memang patut diapresiasi. Kendati tertatih-tatih dan sempat diragukan lolos, keduanya justru mampu terhindar dari rintangan. Lawan-lawan yang dihadapi keduamya pun telah kenyang prestasi. Tetapi mereka dapat memanfaatkan situasi. Apalagi keduanya ditukangi oleh pelatih yang sarat pengalaman serta dukungan pemain yang memiliki mental juang yang tinggi. Dari babak demi babak gelaran ini berlangsung, ternyata partai final yang bakal dilalui keduanya pada tanggal 24 Januari 2015 diselipi pula beberapa fakta menarik yang mengungkap beberapa kesamaan. Berikut adalah rangkaian fakta menarik kedua tim tersebut:

  • Kedua tim sama-sama mengadopsi filosofi hewan sebagai julukan

Kedua tim merupakan klub yang memakai julukan berdasarkan filosofi hewan yang merupakan maskot kota masing-masing. Mitra Kukar berjuluk ”Naga Mekes”, sementara Semen Padang berjuluk ”Kerbau Sirah”. Bagi masyarakat Kutai Kartanegara, Naga Mekes dalam bahasa setempat  berarti naga hidup di sungai Mahakam. Julukan ”Kerbau Sirah atau kerbau merah” sendiri bagi Semen Padang dilandasi oleh filosofi kebudayaan masyarakat Minang yang sangat memfavoritkan kerbau merah.

  • Kedua tim sama-sama dimentori pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat

Mitra Kukar dan Semen Padang masing-masing dilatih oleh coach yang berasal dari daerah yang sama yakni dari Payakumbuh, Padang, Sumatera Barat. Naga Mekes dilatih Jafri Sastra, pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat, tanggal 23 Mei 1965. Sementara itu Kerbau Sirah dilatih Nil Maizar pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat tanggal 2 Januari 1970. Kedua pelatih ini pun sama-sama punya catatan prestasi yang positif. Keduanya pun sama-sama berlatar belakang atlet sepak bola. Nil pernah menjadi kapten Semen Padang pada Piala Galatama 1992, sementara Jafri merupakan salah satu pemain andalan Pra-PON Sumatera Barat pada 1982. Kendati Nil lebih berprestasi daripada Jafri, namun kreduanya punya kemampuan manajerial dan praktek lapangan yang amat mentereng.

  • Kedua tim sama-sama lolos ke final lewat adu pinalti

Dari rangkaian Piala Jenderal Sudirman yang dilakoni kedua tim, keduanya sama mencatatkan persamaan yakni lolos leg ke 2 semifinal melalui adu pinalti. Mitra Kukar menang 2-0 pada leg pertama berhadapan dengan Arema Cronus, namun dibabak kedua babak normal Arema menang 2-1. Mitra Kukar mengatasi keadaan kendati harus bersusah payah menang lewat adu pinalti dengan skor 2-3. Sementara itu, Semen Padang harus mengakui keunggulan Pusamania Borneo FC (PBFC) pada semifinal leg satu yang berkesudahan 2-0 untuk kemenangan PBFC. Namun di laga semifinal leg kedua, seperti Mitra Kukar, Semen Padang pun berhasil menyamakan agregat 2-0 dan harus bersusah payah menang 4-2 atas PBFC di babak adu pinalti.

  • Kedua tim sama-sama tak diperkuat pemain pilar pada laga puncak

Baik Mitra Kukar maupun Semen Padang sama-sama dilanda kerisauan akibat beberapa pemain pilar yang akan absen di partai puncak gelar Jenderal Sudirman Cup 2015. Mitra Kukar kemungkinan bakal tidak diperkuat Patrick Dos Santos dan Rizki Pellu akibat cedera yang melilit. Sementara itu, Semen Padang bakal tidak diperkuat Hendra Bayauw dan Satrio Syam akibat diusir wasit pada laga sebelumnya. Selain itu ada Bayu Pradana dan Abdul Gamal dari Mitra Kukar yang harus menghangatkan kursi cadangan akibat akumulasi kartu. Hal ini justru akan menjadi tantangan tersendiri bagi kedua kesebelasan karena situasi cedera dan akumulasi karti yang melilit pemain pilar harus dapat ditutupi oleh strategi brilian masing-masing pelatih.

Berita Terkini
Manchester City vs Liverpool di Final Piala Liga Inggris
Perpanjangan Waktu Bursa Transfer Tengah Musim La Liga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *